Berhemat Sejak Kecil

Pin on PinterestShare on FacebookTweet about this on Twitter

Seiring perkembangan teknologi, semua informasi dari segala aspek dapat kita dapatkan dengan mudah dan cepat. Sebut saja tentang gaya hidup, dan hal ini tidak hanya mempengaruhi kita para dewasa, melainkan juga anak-anak. Coba saja lihat di sekitar kita, anak-anak jaman sekarang sudah bisa menentukan apa yang mereka inginkan dan apa yang tidak disukai.
Selain itu mereka juga sudah bisa “menuntut” sesuatu sesuai dengan keinginan mereka. Contohnya saja merengek ketika sang anak menginginkan baju baru setelah melihat iklan di media massa, padahal baru minggu lalu kita membelikan mereka beberapa setel baju baru. Jika itu terjadi, sering kita ingin menolak keinginan mereka, namun disisi lain kita tidak tega melihat tangisan mereka.

Dari situ, muncullah perasaan dilema pada diri kita sebagai orang tua. Penting nggak sih, ngajarin anak berhemat sejak dini? Jawabannya, ternyata penting lho. Tapi bagaimana caranya?

Simak 3 cara ampuh mengajarkan anak berhemat berikut ini!

  1. Beri Pilihan. Misalkan anak ingin membeli mainan, makanan, dan baju. Jangan langsung kita iyakan semua, minta dia memilih salah satu dari ketiga keinginannya itu mana yang sekarang dia butuhkan.
  2. Belajar Menabung Sendiri. Saat kita beri anak uang “jatah”. Tanyakan dia, berapa yang ingin dia tabung dari uang tersebut, dan minta dia masukkan kedalam tabungannya sendiri, bukan kita yang simpan uangnya.
  3. Tega pada Anak. Maksudnya disini adalah kita tidak menuruti semua keinginannya. Beri pengertian kepada anak mengapa keinginannya belum bisa dipenuhi dan dia harus menunggu.

Nah, dengan begitu anak akan terbiasa berhemat sejak kecil, sehingga saat besar nanti dia pintar mengatur keuangannya sendiri. Selamat mempraktekkan ya.

  • Did you find this useful?
  • Yes   No